KK Paijo

Cerpen Lisa Aryati

Kartu KeluargaPai, itu adalah nama panggilanku. Ya namaku memang gaul seperti nama orang Korea kan. Tapi aku bukan berasal dari Korea, aku asli Jawa. Pernah suatu ketika temanku bertanya.

Eh Pai, namamu gaul banget nemu dari mana itu nama?” ujar Jono teman sebangkuku.

Hahahapertanyaanmu itu aneh banget, namaku ya dari orang tua.

Waaah pasti nama orang tuamu juga gaul seperti namamu ya?

Pastilah, nama ayahku Shae dan nama ibuku Shai.

Kok hampir sama? Pasti asli Cina ya?

Bukan, asli Jawa Jon!

Kok bisa begitu ya.Jono penasaran.

Bisa lah, nama ayahku Shae alias Shaepul dan nama ibuku Shai alias Shainem,” jawabku penuh gaya.

Terus nama aliasmu siapa?

Nah, namaku Pai alias Paijo.

Yah, kalau begitu bagusan namaku Jons.

Kalau Jones aku tahu pasti jomblo ngenes…ujarku sok tahu.

Bukan, namaku Jons alias Jono Syuaib, keren kan?

Karena percakapan itu teman-temanku jadi tahu nama asliku. Tapi tidak apa-apa lah yang penting tetap ganteng, hehehe….

Saat ini aku kelas XII SMA jurusan IPA. Tinggal beberapa bulan lagi akan Ujian Nasional. Jadi setiap Senin sampai dengan Kamis diadakan pengayaan. Tapi entah mengapa aku sulit sekali menerima pelajaran, mungkin karena aku kurang konsentrasi. Pernah aku curhat tentang kesulitanku itu pada Jono, tapi kata Jono bukan karena aku kurang konsentrasi, namun karena pendengaranku agak kurang. Padahal aku tidak punya penyakit telinga. Ya mungkin ada benarnya juga, aku pernah bermasalah karena salah dengar.

Pada suatu hari saat pelajaran akan dimulai, seorang guru Fisika bernama Bu Les alias Bu Lesmara masuk. Padahal ini bukan saatnya pelajaran Fisika harusnya Bahasa Indonesia.

Assalamualaikum…Bu Lesmara menyapa.

Waalaikumsalam…kami sekelas menjawab bersama.

Saat itu aku sedang asyik menulis jadi tidak tahu siapa yang datang. Lalu Jono teman sebangkuku mengagetkanku.

Pai Pai Pai! Nulisnya sudahi dulu ada Bu Les!

Apa! Siapa? Kamu mules?

Aduh bukan mules tapi Bu Les Pai, Bu Les!sentak Jono padaku.

Oh Bu Les, ada apa ke sini ya?tanyaku bingung sambil melongo.

Mau memberi informasi,Jono meyakinkan.

Anak-anak ada beberapa informasi dari sekolah yang akan saya sampaikan. Pertama, pelaksanaan UAS mulai tanggal 30 November 2015, jadi sebelum UAS dimohon untuk melunasi SPP,kata Bu Lesmara.

Apa Bu?! Mencari luas SMP?spontan aku bertanya dengan nada mengagetkan.

Me-lu-na-si S-P-P, Paijooo…!jawab Bu Les sambil menatapku agak geram.

Oooohihihi….” jawabku sambil tertawa malu.

Informasi kedua, hari Sabtu akan dibagikan kartu UAS oleh wali kelas dan pengumuman terakhir, yaitu soal UAS tahun ini semuanya pilihan ganda.

Yang benar Bu! Masa pilihan janda?

Pilihan ganda Paijoooo…!semua anak di kelas berseru.

Sabar, sabar Ya Tuhan…kata Jono sambil mengelus dada.

Pembelajaran di hari itu selesai. Aku langsung bergegas keluar kelas untuk pulang. Tiba-tiba Jono berteriak-teriak memanggilku, aku berhenti.

Hhh.Jono terengah-engah.

Ada apa Jon?

Ada info penting, tadi waktu kita di kantin Bu Les datang lagi menambah pengumuman. Katanya besok harus membawa KK untuk melengkapi data diri. Sudah dulu ya, aku buru-buru,” kata Jono sambil lari pergi meninggalkanku.

Sesampainya di rumah aku langsung memberi tahu ibu tentang infomasi di sekolah tadi.

Bu tadi ada pengumuman di sekolah, Senin depan mulai UAS jadi harus melunasi SPP.

Sudah itu saja?” tanya ibu.

O ya besok suruh bawa kakak buat data diri.”

Kakak? Kenapa harus kakak kenapa tidak orang tuanya saja?

Aku tidak tahu itu kata Jono.

Terus kalau yang tidak punya kakak gimana?tanya ibu heran.

Hmmm iya ya gimana, kenapa begitu,kataku juga keheranan.Ya sudah tidak usah dipikir Bu yang penting besok Kak Son alias Kak Sondik berangkat ke sekolahku.

Ya.jawab ibuku singkat.

Pagi harinya aku berangkat bersama Kak Son. Sesampainya di sekolah aku dan kakakku langsung menghadap Bu Dharmi wali kelasku.

Asalamualaikum, pagi Bu…aku menyapa dengan tersenyum.

Waalaikumsalam….jawab Bu Dharmi.

Bu ini kakakku namanya Kak Sondik…aku memperkenalkan kakakku dan ia berjabat tagan memperkenalkan diri pada Bu Dharmi.

Pagi Bu, saya Sondik kakaknya Paijo,kata Kak Son.

Pagi. Lha ini ada apa Pai kenapa kamu bawa kakakmu? Apa ada masalah penting? Apa kamu mau pindahan?tanya Bu Dharmi lembut dengan ekspresi wajah agak khawatir. Sontak aku kaget dan bingung dengan pertanyaan Bu Dharmi. Aku sungguh bingung mau bilang apa dan menjawab bagaimana. Lalu dengan ragu-ragu aku bertanya.

Lho katanya suruh bawa kakak buat data diri?tanyaku.

Kakak?tanya Bu Dharmi heran.

Iya kakak kan Bu?

Aduh Paijo.. Paijo…Bu Dharmi menepuk jidatnya.Owalaaahbukan bawa kakak, tapi bawa KK, Kartu Keluarga… Paijoooo!kata Bu Dharmi sambil tertawa terbahak-bahak, dan tentu saja spontan guru-guru di kantor itu juga ikut tertawa. Sejak saat itu dan selama berhari-hari tingkahku itu menjadi trending topic satu sekolah.*)

Lisa AryatiLisa Aryati lahir di Banjarnegara 7 Mei 1998 dan beralamat di Masaran RT 01 RW 04 Kecamatan Bawang, Banjarnegara. Saat ini ia masih menempuh studi di Kelas XII IPA Keterampilan MAN 2 Banjarnegara, Jalan Letjen Suprapto 95 A Banjarnegara 53417.

15 thoughts on “KK Paijo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s