Puisi-puisi Wijuli Muhasanah

Puisi-puisi Wijuli Muhasanah

Dikau

lentera kecil beribu cinta
di sini ada karena ia
bukan waktuku hanya bercanda
karena ada demi cinta

ialah cinta beribu bintang
menyinari kegelapan malam
memberi sejuta impian
dalam merajut indahnya khayalan

ialah cinta beribu bunga
menghadirkan berbagai aroma
merangkai berjuta warna
membawaku dalam buai asmara

Banjarnegara, 25 Juni 2014

Patung Tak Berteman

Berselimutkan sedih sore ini
Hadirku yang telah lama hilang
Mengubah sepercik cinta menjadi duka

Aku bercerita tak terdengar
Aku bertanya tak terjawab
Aku bergurau tiada yang senang

Hidup kini seperti patung tak berteman
Aku ingin segera terbang
Mencari keadilan dan kasih sayang

Namun…
Sayapku masihlah tersangkut pada bebatuan
Tak jarang duri tajam tusukkan raga
Sakit segala sakit kurasakan
Karena angan terhalang segala rintang

Banjarnegara, 4 Agustus 2015

Awan

Andai aku adalah bulan
Kusinari kegelapan malam
Andai aku adalah bintang
Kuhiasi kelamnya malam

Andai aku?

Aku hanyalah awan
Yang tak tahu arah akan datang
Aku hanyalah awan
Yang tak tahu akan turunkan hujan
Aku yang sendiri tak tahu tersebar
Takkan kembali dalam keadaan tenang

Banjarnegara, 7 November 2015
...

LiWijuli Muhasanah lahir pada tanggal 30 Juli 1998 di Banjarnegara. Siswa kelas XII IPA Keterampilan MAN 2 Banjarnegara ini merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara dari pasangan Bapak Achmad Sodikin dan Ibu Khaminah. Sekarang masih tinggal bersama orang tua di Desa Somawangi RT 05 RW 04, Mandiraja, Banjarnegara

5 thoughts on “Puisi-puisi Wijuli Muhasanah

  1. Kumpulan puisi yang disajikan oleh Wijuli ini terasa menyentuh. Pemilihan diksi yang tepat dan susunan kata yang baik, membuat pembaca seakan hanyut dalam suasana yang digambarkan pada puisi-puisi tersebut.

    • Terima kasih atas apresiasinya Nana Lathifa, karya ini saya tulis berdasarkan apa yang saya rasakan, namun bagi saya puisi-puisi itu belumlah sempurna, sehinggga saya harus belajar lebih giat lagi.

    • Terima kasih Lisa, puisi itu saya buat atas dasar keinginan saya menjadi yang terbaik, ingin membanggakan orang-orang yang berada di sekitar saya, namun bagi diri saya pribadi saya belumlah mampu dibanggakan dan hingga kini potensi diri sendiripun belum saya ketahui.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s