Tentang Waktu

Oleh Ika Fitriani

Tentang WaktuWaktu adalah sesuatu yang abstrak, tak terlihat, namun kita tahu. Waktu menunjukkan “kapan.” Namun, kita tidak tahu kapan waktu dimulai dan diakhiri. Kapan dihitungnya waktu hari pertama, bahkan bagaimana cara menghitung detik pertama serta siapa yang melakukannya. Tetapi, kita tak perlu tahu jawaban itu, yang terpenting adalah bijak terhadap waktu.

Waktu adalah saksi kehidupan. Waktulah yang merekam metamorfosa kehidupan. Ia merekam berjuta kenangan dan mozaik perjalanan hidup hingga sampai langkah kaki kita yang terakhir menapak.

Lama dan sebentar hanya intensitas waktu. Antar individu yang bersama memiliki intensitas waktu yang tidak sama. Waktu yang lama merekam kisah yang lebih beragam. Diibaratkan rujak yang asam, asin, manis, pahit, pedas semua dirasakan dalam waktu yang tidak singkat. Semakin lama, semakin paham tentang rasa hidup bersama. Sayangnya karena bersama dalam kurun waktu yang lama, sebagian besar individu lebih tajam merasa asam dan pedasnya, walau mozaik manis telah banyak dirasakan. Namun saat bersama individu yang kurun waktu bersama belum lama, dia terngiang rasa manis yang mungkin baru setetes.

Pada saat ada masalah dengan orang tua misalnya, akan betul tertusuk hati individu. Namun bila sahabat yang baru mengukir senyum, individu begitu terpesona. Hingga karena waktu, individu menyadari bahwa dia betul-betul paham karakter tiap individu serta paham betapa pentingnya individu yang bersama dalam kurun waktu yang lama, terutama orang tua.

Maka berbijaklah dengan waktu dan mengertilah. Bila individu telah memahami karakter karena waktu, maka cobalah mengerti dia. Jangan sampai menyesali waktu, karena anda telah mengukir kemasaman dalam hidup mereka. Berbuat baiklah, karena kita tak tahu kapan waktu menghentikan kita bersama orang terpenting dan terbaik bagi kita dan bila kau menunggu mereka menganggap kau yang terbaik dan terpenting, kau telah tertipu oleh waktu.*)

….

ika fitrianiIka Fitriani lahir Banjarnegara, 27 Januari 1998. Ia tinggal di Desa Pagedongan Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara bersama orang tuanya. Sekarang masih menjadi siswa Kelas XII IPA Keterampilan MAN 2 Banjarnegara, Jalan Letjen Suprapto 95 A Banjarnegara 53417. Prinsip hidupnya bahwa kunci kesuksesan tergantung pada saat memulai dan mengakhiri serta proses yang istiqomah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s