Puisi-puisi Ria Andini

Apa Kabar Teman

Temanku di luar sana
Bagaimana kabarmu?
Kau pasti sehat selalu
Sebab kutahu kondisimu tak pernah buruk sepertiku

Temanku di luar sana
Apa menu sarapanmu pagi ini?
Masih makan dengan nasi daging dan susu setiap pagi?
Jangan balik tanya padaku
Sesuap nasi dalam sehari,
itu keberuntungan untukku

Temanku di luar sana
Bagaimana kondisi rumahmu?
Ah, tentu tamannya indah bak surga
Begitu megah bak istana raja
Hangat suasananya membuat nyaman sesiapa saja
Jangan kau tanya bagaimana tempat tinggalku
Kau akan risih melihatnya tentu
Terlalu reot hingga orang tak acuh
Garangnya siang dan dinginnya malam
membuat tak betah siapa saja

Temanku di luar sana
Sekarang kau pasti sedang mengenyam ilmu seperti biasa
Belajar tenang dan giat dengan semua fasilitas lengkap yang ada
Belajar yang tekun ya untuk meraih cita-cita

Pesan Tersirat sebelum Terlambat

Bila datang ajalku nanti
Aku yakin kamu bisa ikhlas tegar tanpa perlu meratapi
Bila datang ajalku nanti
Aku yakin kamu turut serta menyucikanku
sebelum aku menghadap sang Ilahi

Bila datang ajalku nanti
Kamu pasti sudi membantu dalam mengubur
dan mengafani jenazahku ini

Bila datang ajalku nanti
Yakin dan penuh harap doamulah yang akan berpilin
menjadi lentera dalam kuburku ketika mati

Namun,
Sebelum izrail menghampiri
Sudikah kau menyusun daun gugur
menjadi asa yang berarti?

ria andini

Ria Andini Eka Sari lahir Banjarnegara 29 Mei 1998. Ia suka mendengarkan musik, belajar berbisnis sambil belajar menulis karya sastra. Ia tinggal di Desa Bojanegara Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara bersama orang tuanya. Sekarang masih menjadi siswa Kelas XII IPA-4 MAN 2 Banjarnegara, Jalan Letjen Suprapto 95 A Banjarnegara 53417.

3 thoughts on “Puisi-puisi Ria Andini

  1. Puisi yang disajikan oleh Ria Andini, begitu inspiratif dimana dalam puisi yang berjudulkan “Apa Kabar Teman” seolah menceritakan sebuah kesenjangan antara orang yang berada dan serba cukup. Seseorang yang serba cukup seakan menginginkan sebuah pendidikan yang tentunya tak dapat ia miliki, sehingga ia berpesan bagi siapa yang mengenyam pendidikan agar menggapai cita-citanya dan tak menghabiskan waktunya dengan hal yang tak berguna.

  2. Puisi karya Ria Andini sangat menarik, pilihan kata yang indah dan mudah dipahami, dapat menyadarkan kita ternyata di luar sana masih banyak orang yang masih kesusahan tetapi diacuhkan. Puisi karya Ria Andini semoga membuat kita selalu bersyukur. Teruslah berkarya Ria……

  3. Terima kasih atas apresiasi Wijuli Muhasanah dan Umi Nafisah. Dalam puisi ini tersirat pesan kepada kita untuk selalu bersyukur dengan segala hal yang kita miliki. Saya mendapatkan inspirasi membuat puisi ini hanya dengan melihat kejadian-kejadian di sekitar kita, karena dari hal sederhana bisa menginspirasi kita untuk terus berkarya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s