Puisi-puisi Aprilita Setya Ningrum (1)

Berharap Engkau Kembali


Di ujung malam yang sunyi
Di langit kelabu tanpa bintang
Terlukis sebuah bayang
Kenangan, saat terindah
Saat kita masih berbagi
Bersenandung bersama mengusir sepi

Sahabat,
Yang terindah yang paling bahagia
Mengapa sang surya tak lagi merona?
Mengapa sang bintang tak lagi berkedip terang?

Saat ini, dirimu tlah jauh
Hatimu... jiwamu...
Menghilang bersama bintang tertelan gulita
Kesepianku tlah menyatu,
Menjelma ke dalam angin yang menyapa

Aku yang semakin sendiri
Menggantungkan mimpi
Berharap engkau kembali


Biru setelah Padam

Mata ini tak lagi hilang sinarnya
Tinggalkan gulita malam yang memilukan
Lantunan nyanyian hujan tlah terdengar lagi
Nada-nada kasih tlah menggema kembali

Jiwaku tlah nyalakan padamnya
Menemukan kembali birunya hidup
Biru sang langit,
yang menggugahku tuk terbang melayang
Biru sang samudera,
yang mengajakku tuk selami tiap sudut alam-Nya

Sejenak bumi terasa tak berotasi
Tapi mentari tlah tiba dalam fajarnya
Bersama angin dalam kesejukkan
Bersama bintang yang tersenyum di balik awan
Kan segera kupeluk cerahnya dunia..


Salam

Teriring lantunan gemercik air hujan
Kala gulita merangkai kesunyian
Seuntai salam aku hantarkan
Biar eratkan simpul-simpul persahabatan
Assalamu’alaikum..”

Ketika salam terucap
Lewat dinginnya malam yang gelap
Kadang tak sampai tertutup gulita
Tapi bintang disana tunjukkan bayang cahaya
Hingga hati ingin menjawab sapa
Wa’alaikumsalam..”


Senja

Hilang kata dalam ucap
Hilang gelak dalam tindak
Terpaku, memandang langit melepas sang biru
Awan kian memudar
Mentari kian meredup

Menemani langkah senja gantikan sang fajar
Kala waktu menunggu hadirnya bulan bintang
Biar pancarkan pelita pada gulita
Hati kecilku pun berbisik..
Semoga ku jumpai esok yang lebih baik

...

Aprilita Setya Ningrum lahir di Banjarnegara, 22 April 1997. Siswa Kelas XII IPA-4 ini merupakan putri pasangan Bapak Pangat Triyono dan Ibu Alimah yang beralamat di Rakitan RT 02 RW 02 Madukara, Banbjarnegara.

2 thoughts on “Puisi-puisi Aprilita Setya Ningrum (1)

  1. Assalamu’alaikum wr. wb

    Jalan-jalan ke Surabaya
    Pulang membawa kura-kura

    Teruslah berkarya
    Dengan semangat membara

    Perasaan hati memang begitu indah, karena perasaan itu dapat membuat kata-kata yang sangat bermakna, arti dan sajaknya menjadikan sebuah puisi yang indah. Itulah yang di ciptakan Yang Maha Besar. Tidak akan habis kata-kata dalam hati, senang, susah hati akan mengatakan dengan berbeda babahasanya.

  2. Wa’alaikumsalam wr. wb.

    Jalan-jalan ke Himalaya
    Ketemu lebah malah disengat
    Insya Alloh aku kan berkarya
    Mengukir cipta dengan semangat

    Terimakasih atas apresiasinya. Semoga kamu juga selalu semangat dalam berkarya.
    Begitulah Alloh menciptakan makhluk-Nya dengan beribu-ribu nikmat, namun hanya sedikit manusia yang menyadari bahkan mensyukurinya. Begitu banyak kata-kata yang ku tahu namun tak dapat ku rangkai seluruhnya karena hanya hatiku yang kan berpuisi dengan nada yang menghibur diri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s